My Little Family :)

    

Kk Ika,Teteh Heni :)

         Aaaaaah basiiiiii kenapa aku harus mendengar ucapan itu lagi itu lagi,
"Adiiiikk maafkan kakak,kakak harus meningglkanmu,kakak dengan Teh Heni harus segera bertempuh,demi mencarikanmu selembar uang yang mampu menghidupkan kita,"
Astagaaaaaa mimpi apa aku semalam,mencari selembar uang untuk melnjutkan hidup??oh my God help me,pergi kursus di bilang pergi bertempuh?menghasilkan uang?,baiklah kalau memang seperti itu,aku akan tetap mendengarkan ocehanmu dan menganggukkan kepala seraya menyetujui semua perkataanmu,aku tau kalian harus meninggalkan aku sendiri dan berusaha memahami aku ketika aku sedang berada di depan laptop dengan segala ke sok sibukan ku,karena hanya dengan seperti itu kalian mampu bersembunyi untuk menyelinap keluar dan pergi meninggalkan aku,
"Pergi saja sana,jangan hiraukan kesendirianku,tanpa kalian sadari kalian telah merobek jantung dan perasaanku"
aaaaa cie cie yang tersobek,kayak kertas saja tersobek,emang bisa di jait?awas mati baru tau rasa loo,"nggaklah aku kan masih punya Te heni,ibu bidan yang mampu melakukan segalanya,jangankan menjait sekedar sobekan jantung,sobekan bekas kamu keluar aja mampu di jait hahahahaha"
       Kak ika terus saja bawel,dengan mengkerutkan dahi sedikiiiit,dan mulut monyong sedikit,dia balik berkata,
"Jangan bahagia seperti itulah adik,kami tau kau sedang merasa bahagia,dan seolah olah kami segera lenyap di dalam ruangan ini,bukannya begitu teh Heni?mari kita tinggalkan bocah ini,dan kembali menemuinya dengan bongkahan berlian"waduuuh ada saingan bang toyib nih,,gue bilangin Wali mampus,
kaaaaaaaaaaaaaaaak ika kau adalah satu satunya perempuan paling menjengkelkan,dengan berat hati aku melempar boneka yang ada di sampingku tepat ke tubuhnya,dengan polosnya dia balik senyum dan berkata,
"adiiiiiiiiiiiik kalu mau pesta,entar dulu ya,kk belum kelar dandannya" dengan meninggalkan kamar dia melambaikan tangan,melenggk lenggokkan tubuhnya seraya menjulurkan lidah layaknya cicak yang sedang menunggu mangsa dan di terkam dengan jurus juluran lidah,tapi tidak kalah dengan jurus juluran lidahnya kak Ika yang mampu membuat,dada sesaaak,mata memerah,dan hati terasa di cabik cabik,
Mamaaaaaa aku sekarang sendiri di dalam kamar,tanpa ada gangguan gangguan dari luar yang mematikan,akhirnya aku memutuskan untuk pergi jalan jalan sambil mengunjungi toko buku terdekat,namun sebelum sampai toko buku,di perjalanan aku menemukan sebuah tempat yang aku rasa sangat sayang untuk tidak aku singgahi,Piskej,Pizza,Jus,Spageti,Burger,taraaaaaa ini adalah menunya,coba tebak tempat apa??
Yuuuuuup bener banget Cafe,yah walaupun saya tau ada yang nebak itu tempat,nongkrong,warung,angkringan,mall,atau pasar entah segala macem,tapi yang jelas dengan kerendanhan hati dan sikap saling toleransi saya membenarkan tebakan anda,dan menggantinya dengan jawaban yang betuul semuaaaaa "horeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee" nggak se histeris gitu juga kelles,hehehe
kebetulan beberapa hari terakhir ini aku ingin sekali menikmati lezatnya pizza,sampai akhirnya aku terobsesi untuk mencicipi pizza pizzaan yang di sediakan di cafe tersebut,yaaaaaaaaaah walaupun pizza pizzaan tapi yang jelas ada unsur kata P-I-Z-Z-A itu udah cukup kok,cukup buat kantong juga heheheh,aku sengaja menunggu pesanan dengan duduk tepat depan jalan,modusnya sih biar bisa nungguin kk Ika dengan Teh Heni pulang,pas lewat kan bisa langsung di tabokin,heheheh di tabokin pake apa dulu ni?iyyyya pake pizzalah,,orang baik baik Browwwwwwww,,beberapa saat kemudian Pizza datang dan eeeeh
"Kaaak Ika come here,join with me,"teriak ku dari tempat duduk
"oh my good adiiiiiiiiiiiiiiik rupanya diam diam kau,mengetahui apa yang sedang ada di pikiranku,dan di perutku,terimakasih adik,engkaulah pelitaku" sambil teriak dan merasa sok cakep merentangkan tangan sambil berlari lari kecil,
walaaaaaaaah apaaan pake pelita segala,tapi nggak papaplah,aku kan emang bener pelita,pelita dalam segala hal hahahahah
"Stop adiik,sepertinya kau harus membungkus pizzamu,dan mari kita bergegas untuk melanjutkan perjalanan menuju Anda Mencari Kakak,"
haaaaaaaaaaaaaah mencari Kakak bukannya Anda itu tempat warung makan?oalaaaaaaaaaaaaaah gita kayak kamu nggak ngerti aja,di sana kan ada anaknya pemilik warung yang super cakep menurut kak ika,dan juga sering di panggil kakak,maklumlah diakan nggak tau namanya,di suruh kenalan,dia malah ngalahin kucing,meoooooooooooong,,malu malu kucing bOOoook,,OK FIX,
Goesssssssssss lagi Goessssss lagi,,,kriiing kriiing kriiing,tapi aku naruh sepeda dulu di camp sebelum ke Rumah Mkan Anda,karena kami lebih suka jalan kaki,maklumlah kamikan anak imuuut jadi wajar wajar saja,modus cuci mata juga xixixiohh my good gondrongkuuuuu,ruapanya dia tetap bersemedi di tempat itu,tongrkongan Donat Labu,gondrongku itu adalah cowk terkeren di pare,menuruuut aku sih heheh,cz dia itu gondrong secara akukan seneng banget sama cowok gondrong,apalagi mirip mantan aku bulan kmaren Adipati Dolken,xixixix sebenernya aku nggak enak hati harus memutuskannya tapi mau gimana lagi aku kasian melihat Eva Celia yang selalu merengek rengek biar aku putus denganya,tapi lupakan sajalah,terimakasih buat pengertian kalian,wlaupun ini nyata nyata bohong kalian masih tetap membacanya hahahahah,,
oooh gondrongku,lenyap sudah dari pandanganku,dan selamat datang di puncak kebahagiaan kak Ika,
waduuuhh ini ada acara apa ya,kok Ika tiba tiba nggak nafsu makan,muter muter sendok,garuk garuk kepala,senyum senyum sendiri,kaki nggak bisa diem,astaga suhu badannya meningkat,ckckckck teh Heni yang duduk di sampingnnya hanya bisa bengong dan tetap melahap nasi di depannya,, karena tidak tahan dengan kelakuan gila itu,aku beranjak dari tempat duduk ku dan menuju hand wash,dan baru deh aku sadar kalau ternyata ada anaknya pemilik warung,Kakak2'anya kak Ika,mmmm pantess kak ika kayak cacing kedinginan,setelah berusaha melahap habis nasinya sambil menhan perasaan yang menggebu gebu akhirnya hal yang di tunggu tunggu jadi kenyataan,asyiiikkk nasi kak Ika udah habis,watunya came back to camp,yaaaaah wlaupun pada kenyataanya sangat berat untuk meninggalkan tempat itu,karena ada orang terkasiih,tapi mau gimana lagi masak iya kami harus nginep di sana,hmmmmmmm bye bye Kakaknya kak Ika,
    Di perjalanan dengan mengawasi pandanganku,aku berjalan layaknya wanita dewasa yang sok deawasa tapi nyatanya kelakuan kayak bocah,tas gendong di belakang,loncat loncat,sampai akhirnya aku di jengkelkan oleh orang yang sook ke cakepan,sok ganteng dan sok keren di depan aku,mamaaaaaaaaaa aku di bilang aneh,tapi its ok waeeee never mind,Aneh itukan Unyu' wkwkwk,ngehibur diri dikiiit,ye ye ye ye aku melihat gondrongku lagiii,,ohhh manisnya,walaupun kak ika bilang kalau aku sukanya sma cowok yang nggak pernah keramas,tapi itukan pendapatnya dia,tapi lain lagi dengan aku,cowok gondrong itu menariikk,,wkkkwkwkwk,,
     Sesampai kami di camp kami langsung menuju kamar dan ingin segera berpetualang di dunia mimpi,namun sebelumya satu perintah belum terlaksana,gosok gigi sebelum bobok,cuci muka,cuci tangan dan jangan lupa shalat Isya jangan kelewat,setelah perintah terakhir beres,namun rupanya kak Ika belum bisa Bobok,hmmmm perli di pertanyakan ini,jangan jangan dia kena insomnia yang bisa mematikan,iyaaa mematikan karena semalam kena insomnia dan setahun nggak bisa bangun,waduuuuh parah niiih,
ckckckck ternyata,besok pagi dia mau outbound with teman teman di kursusan barunya termasuk Teh heni juga,karena  mereka satu tempat,heeeeeeeeh kayak anak kecil aja terngingang ngiang buat pergi jalan sama temen temen karena sudah beberapa tahun dikurung dalam rumah,mungkin kak Ika ngerasa gitu ya,entahlah aku akan coba memahami itu hahaha,
     Oh malam ini begitu indah dengan sejuta keistimewaan,selamat tidur Kak Ika,Selamat Tidur Teh Heni kalian adalah Keluarga kecilku yang sangat aku sayangi,,good night to for Mama and Papa aku selalu merindukan kalian,, ;)

                                                   END,,

Category: 0 komentar

0 komentar:

Posting Komentar